PERTEMUAN

“ehm maaf mbak, kalau kelas TI di kelas mana.” dengan canggung endri bertanya.

 

Ini adalah semester ke dua Endri mengikuti perkuliahan di gedung PELITA BANGSA mengambil jurusan Teknik Informatika. Walaupun ia sebenernya  telah mengenyam pendidikan selama satu semester di Gedung Megah Pelita Bangsa, akan tetapi ia belum pernah menginjaka  kakinya di perkuliahan minggu. Ia biasanya berkuliah setiap malam hari senin dan rabu. Akan tetapi, karena kelas malam di tambah jadwal perkuliahannya menjadi 4 hari. Ia tidak bisa membagi jadwal kuliahnya ini dengan jadwal kerjanya yang bisa dibilang sibuk.

Endri bekerja di perusahaan lokal yang memproduksi ban motor dan mobil dengan merek dagang achilles dan corsa. Ia mendapatkan posisi yang sangat rentan dengan yang namanya waktu. Atau lebih di kenal dengan nama deadline. Ia mendapatkan amanah menjadi seorang staff di bagian marketing product development.

 

Dua hari kuliah sudah merupakan beban tersendiri bagi endri untuk membagi waktunya dengan kuliah. Apalagi harus mengenyam pendidikannya empat hari. Oleh karena itu, ia memutuskan pindah kelas. Dari kelas malam menjadi kelas minggu.

 

“Ehm maaf mbak, kalau kelas TI di kelas mana ya ?” tanya endri canggung.

“Di kelas 205 dan 206, tapi perkuliahan sudah mulai setengah jam yang lalu”.  Jawab resepsionis kampus tenang.

 

” Gimana ni, dah telat. Masuk ga ya”. Tanya endri pada dirinya sendiri.

Sampai ga sadar bahwa ucapannya didengar oleh resepsionis tadi.

 

“Maaf mas”  tanya nya.

“Eh, ga papa mbak.” jawab endri singkat.

 

Endri pun berjalan dengan cepat kelantai dua. Karena dia tahu bahwa kelas 205 dan 206 berada di lantai dua. Kebetulan kelas 205 berada tepat diujung tangga yang sedang ia naiki. Pada saat ia telah berada di depan kelas 205, ia malah terdiam dan mencoba mencari wajah yang ia kenal. Tapi sayang usaha ini sia sia. Dia pun berjalan ke kelas 206, di kelas ini kejadiannya tidak jauh berbeda. Tak satu pun orang yang ia kenal. Ia mondar mandir sendiri seakan kebingungan antara masuk dan enggak.

 

Tiba-tiba kedua kakinya menuntun ia kekelas dua kosong lima. Tapi bukannya masuk ia malah berlari menuruni anak tangga. Endri cepat-cepat merogoh saku celananya dan mengambil hand phone di sakunya. Dengan sangat cepat ia telah mengirim pesan pada temannya.

 

Ting nung. Suara hpnya bunyi.

“mank loe masuk bro”. Jawab temannya.

“blom bro,ga pada kenal”  jawab endri cepat.

Ting nung.

“Kita ke water park aja yu”. Ajak temannya.

 

Mata endri menengadah ke atas, dia mulai berpikir keras. Dia sedang memilah antara masuk kelas atau langsung pergi main dengan temannya.

 

” Gua udah cape cape bangun pagi. Udah rapih-rapih niatnya mau kuliah lau gua mundur karena ga ada yang kenal. Gimana bisa gua menjadi orang sukses, bismillah”.

 

Setelah hatinya bulat untuk masuk kelas ia berlari lagi menaiki anak tangga. Sesaat ia masih ragu dan termenung di depan pintu kelas 205 yang tertutup.

 

Dengan penuh keyakinan ia langsung masuk ke dalam kelas. Endri mencari bangku paling belakang. Setelah ia duduk ternyata sekarang sedang ada kuliah kalkulus.  Dia hanya duduk dan mencoba mencerna pelajaran yang sedang berlangsung.

 

Endri melirik kiri dan kanan ternyata mereka memegang modul yang dosen ini bagikan. Tapi ada satu mahasiswa yang memegang modul tersebut sambil mengibas ngibaskan modul dari dosen kalkulus ini. Dia tampak kepanasan karena ac kelas yang tidak berfungsi seperti semestinya.

 

Tanpa melihat empunya modul kalkulus, endri langsung mendekati mahasiswa tadi. .

 

” Ehm, mba boleh pinjem modulnya.”

 

Ternyata empunya tu modul cantik ga kepalang. Dan dengan anggun dia menoleh dan berkata.

” boleh”. Sambil menyodorkan modulnya.

 

Saat mata endri dan si empu modul bertemu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: