JUNIis A love

05 june 2009

Dear di,

Hari ini di kampus saya pinjem ayat-ayat cinta novel karya Habibburrahman. Di hari-hari ku akan indah selama rasa ini masih bisa ku jaga. Rasa yang akan menyesakkan jiwa setiap ku melihat dirinya bersama orang lain, tapi walau pun saya berusaha keras untuk tidak melihat ini. Ini pasti terjadi karena dia telah menyenal seseorang yang membuatku merasa terlambat untuk memilikinya. Hanya masalah waktu yang telah menghentikan rasaku yang sangat aku jaga kali ini.

Hanya karena itulah aku masih mampu menjauh darinya. Dari orang yang aku sukai. Di sebenarnya rasa ini rasa cinta atau rasa yang hanya sementara yang dirasakan setiap insane yang selalu bersama hawa yang sangat sempurna pahatannya. Di segala yang kutulis ini mudah-mudahan hanya lamunan saja. Jangan sampai saya berani mengungkapkan perasaan yang tidak boleh kumiliki ini. Perasaan mencintai seseorang yang sudah mempunyai pacar eh kekasih yang sudah lama menjalin perasaan mereka yang awalnya hanya benang kusut yang disusun dengan indah hingga menjadi permadani. Di mungkin kehadiran ku hanya akan mengganggu hubungan mereka yang kudengar hingga pelosok penjuru dalam jiwa.

Apakah benar dia akan menikah dengan orang lain atau itu hanya alasannya untuk menjauhi saya yang bodoh ini. Di ini hanya seutas tali yang sangat rapun untuk ditegakkan. Hanya merasa dia mencintaiku hingga aku mencintainya sejauh ini. Hanya bermodalkan kegeeran yang sementara dan tidak beralasan. Udah ah ganti topic yu.

Di duh susah ngungkapinnya gimana ya. Seperti ada yang menganjal di hati ini. Susah banget nih seakan melayang diudara dan tidak mau hinggap di alam pikiran yang kotor seperti ini. Di sedang apa yah dia sekarang. Apa dia sedang membaca cerpen atau malah lagi mikirin gua(ngarep). Yeh terserah gua dong.

Di ngobrolin pelajaran yuk.

Di hari ini lecture of translation did not come to our class. May be she is sick. Di duh keganggu lagi ni. Terkadang aku menjerit kata seperti ada yang di dalam musik yang saya dengar. He he mungkin kalau malam-malam seperti ini mengganggu kali ya.

Sekarang aku hanya termenung saking pusing harus nulis apa nih? Wahai malaikat yang memiliki sayap bawalah akal ku melayang keangkasa dan jatuh kanlah aku ke sungai kebahagiaan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: